Posts

Showing posts with the label Fantasy

Nostalgia Masa Kecil Bersama Majalah Bobo Edisi Koleksi Terbatas 50 Tahun

Image
review/ulasan majalah bobo edisi koleksi terbatas 50 tahun Sudah lupa kapan kali terakhir memegang dan membaca majalah Bobo. Sebagai anak kelahiran tahun 90-an boleh dibilang aku tumbuh bersama majalah ini. Tahun 2023 lalu majalah Bobo genap berusia 50 tahun. Dalam rangka perayaan usia emas, majalah Bobo mengeluarkan edisi koleksi terbatas dengan sampul yang juga berwarna dominan kuning keemasan. Setelah ikut pra pesan (PO), majalah Bobo edisi khusus ini sampai juga di rumah. Saatnya Bernostalgia! Bobo edisi koleksi terbatas 50 tahun ini berisi 50+ cerita terbaik sepanjang masa. Cerita di sini dalam bentuk cergam (cerita bergambar). Ada cergam tentang Keluarga Bobo, Cerita dari Negeri Dongeng, serta Bona dan Rong Rong. Ada pula cergam yang lebih lawas lagi seperti Pak Janggut, Deni Manusia Ikan, serta Juwita dan Si Sirik. Oh ya tidak ketinggalan seri Paman Kikuk, Husin, dan Asta. Cergam tersebut ada yang tampak kekuningan. Apalagi yang terbit di tahun-tahun awal (tahun 70-an atau 80-an...

[Review] The Golem and The Jinni by Helene Wecker

Image
"Kau akan belajar menilai orang dari tindakan mereka, bukan pikiran mereka.” – Rabi Meyer Judul Asli: The Golem and the Jinni Judul Terjemahan: Sang Golem dan Sang Jin Pengarang: Helene Wecker Alih Bahasa: Lulu Fitri Rahman Editor: Primadonna Angela Desain sampul: @ibgwiraga Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan pertama, 2015 Tebal buku: 664 halaman Format: Paperback ISBN: 978-602-03-1425-9 Novel ini membiusku melalui judul dan desain sampulnya. Ada siluet perempuan dengan paduan warna biru dan hitam. Sampul depannya terdiri dari dua lembar; satu tipis dan satunya lebih tebal. Judulnya juga turut mengundang penasaran. Golem yang kuketahui biasanya berwujud raksasa terbuat dari tumpukan batu bulat-bulat membentuk badan manusia. Tenaganya kuat dan punya daya hancur yang dahsyat. Biasanya digunakan pada situasi perang. Sementara Jin yang dalam judul aslinya disebut “jinni”, mengingatkanku dengan jin cantik dan seksi yang tayang di sinetron ...

[Review] The Book of Lost Things by John Connolly

Image
Buku ini sangat bernilai bagiku.” – Sang Raja Judul asli: The Book of Lost Things Judul terjemahan: Kitab tentang yang Telah Hilang Pengarang: John Connolly Alih bahasa: Tanti Lesmana Ilustrasi sampul: Rob Ryan Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan keenam, Juli 2018 Tebal buku: 472 halaman Format: Paperback Genre: Fantasy ISBN: 9789792238792 S uatu kali di sebuah toko buku, aku pernah iseng membuka satu judul (yang saat itu memang telah lepas segelnya). Aku mulai membaca paragraf pertama dan terus membaca hingga tanpa sadar telah habis satu halaman. Kalimat-kalimat pembuka di buku tersebut terjalin dengan sangat menarik dan membuat ketagihan. Akhirnya aku memutuskan untuk membeli buku tersebut meski di luar rencana. Kekuatan paragraf pertama seperti itu kembali aku temukan saat mulai membaca The Book of Lost Things . Bisa dibilang ada tiga paragraf di halaman pertama dan ketiganya memberikan firasat baik kalau buku ini menarik untuk dibaca. ...

[Review] The House at Pooh Corner by A.A. Milne

Image
"Aku tidak akan melakukan Tidak Ada Lagi.” Judul: The House at Pooh Corner Pengarang: A. A. Milne Ilustrasi: E. H. Shepard Penerjemah: Berliani Nugrahanti Penyunting: Suhindrati a. Shinta & Yuli Pritania Penyelaras aksara: Nani Penerbit: Noura Books Terbit: Cetakan ke-1, Juli 2017 Tebal buku: 208 halaman Format: Hardcover ISBN: 978-602-385-287-1 Kisah keseharian beruang cokelat penyuka madu beserta teman-temannya di Hutan Seratus Ekar masih berlanjut. Buku kedua dari seri Winnie-the-Pooh ini masih sama menariknya dengan buku pertama. Sampul dan ilustrasi di dalamnya dibalut dengan warna-warna yang menyenangkan sehingga membuat betah untuk dibaca. Buku ini juga tidak terlalu tebal. Bisa dituntaskan dalam sekali duduk . Di bagian awal buku pertama, ada halaman berjudul Introduksi. Halaman tersebut berisi perkenalan dengan sang karakter utama dan perihal asal usulnya. Sementara itu, The House at Pooh Corner dilengkapi dengan halaman pembu...

[Review] Winnie-the-Pooh by A. A. Milne

Image
"Kau memang Beruang Pooh. Senang bertemu denganmu.” Judul: Winnie-the-Pooh Pengarang: A. A. Milne Ilustrasi: E. H. Shepard Penerjemah: Berliani Nugrahanti Penyunting: Suhindrati a. Shinta & Yuli Pritania Penyelaras aksara: Nani Penerbit: Noura Books Terbit: Cetakan ke-1, Juli 2017 Tebal buku: 172 halaman Format: Hardcover ISBN: 978-602-385-282-6 Beruang cokelat penyuka madu ini telah kulihat sejak kecil. Saat itu hanya tahu rupa, belum paham karakternya. Ketika itu tidak ada buku tentang Winnie-the-Pooh yang menghampiriku. Aku menyukainya dan tahu pula rupa teman-temannya dari kumpulan kertas binder yang kupunya. Haha , anak 90’an pasti pernah main tukar menukar kertas itu, kan? Saat penerbit Noura mengeluarkan buku terjemahan tentang beruang ini, aku pun tidak ragu untuk menambahkannya ke dalam daftar buku incaranku. Karakter Winnie-the-Pooh diciptakan oleh A.A.Milne pada 1926. Ia terinspirasi dari boneka teddy bear milik anak lelakinya y...

[Review] The Happy Prince and other Tales by Oscar Wilde – Tujuh kisah dalam satu buku

Image
"Travel improves the mind wonderfully, and does away with all one's prejudice." - Little Squib Judul: The Happy Prince and other Tales Pengarang: Oscar Wilde Editor: Nina Andiana Desain sampul: Staven Andersen Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan pertama, 2017 Tebal buku: 136 halaman Format: Paperback Genre: Classic ISBN: 978-602-03-3563-6 Tahun 2017 lalu, penerbit Gramedia Pustaka Utama mulai mengeluarkan seri English Classics dari beragam penulis. Seri pertama yang keluar ada empat buku. The Happy Prince and other Tales (THPaoT) adalah salah satunya. Selain punya yang ini, aku hanya punya satu lagi yaitu Daddy-Long-Legs karya Jean Webster. Ada keinginan mengoleksi seri klasik lainnya. Sudah ada 12 buku, kalau tidak salah yang Gramedia terbitkan. Mengapa memilih karya Oscar Wilde? Sederhana. Aku belum pernah membaca karya beliau. The Picture of Dorian Gray adalah salah satu karyanya yang pernah kudengar dan menarik perha...

[Review] Good Omens by Neil Gaiman – Satu cerita tentang hari Akhir

Image
Kalau begitu dia harus mempergunakan waktu yang ada ini sebaik-baiknya. Judul asli: Good Omens Judul terjemahan: Pertanda-pertanda Baik Pengarang: Neil Gaiman & Terry Pratchett Penerjemah: Lulu Wijaya Desain sampul: Satya Utama Jadi Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan pertama, April 2010 Tebal buku: 520 halaman Format: Paperback Genre: ISBN: 978-979-22-5622-2 Aku salah satu penyuka novel karya Neil Gaiman semenjak membaca Stardust di 2015 lalu. Jika melihat novelnya yang belum kupunya terpajang di etalase, aku bisa langsung membelinya tanpa membaca blurb , misalnya. Sempat terjadi perang batin #halah sewaktu belanja buku di liburan kemarin. Sulit memutuskan mau membeli buku yang itu atau buku Gaiman yang Norse Mythology . Dan keterbatasan dana pada waktu itu membuatku tidak bisa langsung membeli dua buku tersebut. Ya, semoga di tahun ini, aku bisa membaca beberapa karyanya lagi. #curhatterus Sama halnya dengan Interworld , Good O...

[Review] Neverwhere by Neil Gaiman – Richard dan kehidupan di London Bawah

Image
Sekarang aku tidak punya tunangan, rumah, pekerjaan, dan aku berjalan-jalan beberapa ratus meter di bawah jalanan London dengan kemungkinan hidup sama dengan lalat yang akan bunuh diri. Judul asli: Neverwhere Judul terjemahan: Kota Antah Berantah Pengarang: Neil Gaiman Penerjemah: Donna Widjajanto Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan ketiga, Mei 2017 Tebal buku: 440 halaman Format: Paperback Genre: Fantasy, Adventure ISBN: 978-602-03-4618-2 Siapa yang suka baca novel fantasi? Aku salah satunya. Novel fantasi menawarkan dunia yang tidak dapat ditebak yang penuh keanehan sekaligus keajaiban. Salah satu penulis fantasi yang kusuka adalah Neil Gaiman. Iya, baru ada empat bukunya yang kupunya. Masih berencana untuk tambah lagi. Hehe. Saat melihat Neverwhere , aku langsung suka… sama kavernya. Ilustrasinya keren. Ada gambar kunci samar di bagian tengah. Ketika membacanya, aku menunggu-nunggu di bagian mana kuncinya akan muncul. Melalui blu...

[Review] The Giving Tree by Shel Silverstein – Kisah pohon apel dan seorang anak lelaki

Image
Dan pohon pun bahagia. Judul: The Giving Tree Pengarang: Shel Silverstein Penerbit: Atria Penerjemah: Sri Noor Verawaty Penyunting: Rindias H. F. Pewajah sampul dan isi: Nurhasanah Ridwan Terbit: Cetakan I - Oktober, 2014 Tebal buku: 53 halaman Format: Hardcover ISBN: 978-602-14402-8-5 Buku ini pernah wara-wiri di feed Instagramku sekitar pertengahan tahun lalu (kalau tidak salah). Warna kavernya yang hijau dan ilustrasi apel merah membuat buku ini sulit dilupakan atau bias dengan buku lainnya. Belum lagi harganya lebih murah dengan tawaran hard cover . Saat itu aku sudah mau mencoba membelinya via online namun belum kesampaian. Hingga kulihat lagi promonya di akun olshop Aruna Omah Buku , sekalian aku juga lagi belanja di sana. The Giving Tree pun tiba di rumahku dengan selamat. Buku ini bisa dihabiskan dengan sekali duduk. Tebalnya hanya sekitar 53 halaman dan itupun tidak penuh berisi kalimat. Ada banyak ilustrasi dan kebanyakan satu halam...

[Review] Mary Poppins Comes Back by P. L. Travers – Perjumpaan kedua dengan Mary Poppins dan keajaiban yang mengikutinya

Image
Mungkin kita tidak akan pernah lebih tahu daripada ini—memikirkan sesuatu adalah mewujudkannya.- Matahari Judul: Mary Poppins Comes Back Seri: Mary Poppins #2 Pengarang: P. L. Travers Penerbit: Qanita Terbit: Cetakan pertama - Januari, 2015 Tebal buku: 336 halaman Format: Paperback Genre: Fantasy ISBN: 978-602-9225-59-4 Ini merupakan buku kedua dari seri Mary Poppins. Aku merasa senang ketika pertama kali menemukannya. Selain karena kavernya yang jauh lebih asyik daripada seri pertamanya yang kupunya itu, aku juga merasa senang bisa melanjutkan membaca seri ini secara berurutan. Tidak terpikir sebelumnya jika ada Mary Poppins lainnya yang telah diterjemahkan. Senang sekali kembali mengenal sosok pengasuh yang tegas, angkuh, narsis dan sedikit pemarah tersebut. Awalnya memang merasa cukup aneh dengan karakternya. Mengapa dia bersikap begitu aneh dengan anak-anak? Dia membuat jarak dengan mereka meski tugasnya adalah mengasuh. Namun rasanya akan seru jika...

[Review] The Conch Bearer by Chitra Banerjee Divakaruni – Kisah pembawa keong ajaib dari India

Image
“Menangis tidak jelek. Membersihkan hati, membuat ruang di dalamnya untuk pertumbuhan.” - Abhaydatta Judul asli: The Conch Bearer Judul terjemahan: Keong Ajaib Seri: Brotherhood of the Conch #1 Pengarang: Chitra Banerjee Divakaruni Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan pertama - Februari, 2004 Tebal buku: 272 halaman Format: Paperback Genre: Adventure, Mystery, Fantasy ISBN: 979-22-0745-7 Jika membaca nama pengarang buku ini, mungkin sebagian besar bisa menebak jika buku ini ditulis oleh seseorang dari India, setidaknya Asia. Nama tengah dan belakangnya kental sekali dengan unsur yang demikian. Belakangan aku mengecek internet untuk memastikannya, dan hasilnya memang positif. Ketika membeli aku hanya menebak dan memang namanya membuatku tertarik untuk membawa buku ini karena aku belum pernah menikmati buku karangan penulis dari negeri Taj Mahal tersebut. Selain itu, aku juga menyukai sampulnya yang simple dan ringkasan kisahnya mengenai Anand ya...

[Review] The Crossing of Ingo by Helen Dunmore – Meraih keseimbangan

Image
Jika manusia bisa melakukan Penyebrangan Ingo, mungkin ada harapan untuk masa depan yang lebih baik, di mana semua orang berhenti berperang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dan tidak lagi berusaha menghancurkan segala sesuatu yang berbeda. – Saldowr Judul asli: The Crossing of Ingo Judul terjemahan: Penyebrangan Ingo Series: Buku keempat dari tetralogi Ingo Pengarang: Helen Dunmore Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan kedua - Desember, 2013 Tebal buku: 376 halaman Format: Paperback Genre: Fantasy ISBN: 978-979-22-6158-5 April sudah mau berakhir namun reading slump -ku sepertinya kambuh. Sulit memulai membaca buku baru. Entah karena apa. The Crossing of Ingo ini saja sudah kumulai sejak akhir Maret dan baru awal April bisa kuselesaikan. Lalu setelah itu, hening. Tidak ada lagi buku yang kuselesaikan di April ini. Hmm, entahlah. Semoga dengan memulai mencicil tunggakan review yang ada bisa membantuku mengatasi reading slump ini. ...

[Review] The Deep by Helen Dunmore – Bersama Paus menuju dasar laut

Image
Mereka tidak mengenal paus itu. Kuharap mereka bisa merasakan kebaikan hatinya. - Sapphire Judul asli: The Deep Judul terjemahan: Dasar Laut Series: Buku ketiga dari tetralogi Ingo Pengarang: Helen Dunmore Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan kedua - Desember, 2013 Tebal buku: 304 halaman Format: Paperback Genre: Fantasy ISBN: 978-979-22-5259-0 Diantara ketiga buku lainnya dalam tetralogi Ingo, buku ketiga yang memiliki judul The Deep ini, kavernya terlihat lain sendiri. Warna hijau gelap bukan biru ataupun tosca. Awalnya aku tidak terlalu memperhatikan gambar apa yang ada di kaver tersebut. Mungkin karena warnanya yang cenderung gelap. Kupikir kaver itu cuma berisi aliran air berwarna hijau. Akan tetapi setelah diperhatikan lebih seksama #halah ada gambar di bagian bawahnya. Sosok besar mamalia penghuni laut. Yap, hewan terbesar di dunia yaitu Paus. Ada hubungan apa antara Paus dengan kisah Ingo? Well , tetralogi Ingo tentu masih berkisa...

[Review] The Tide Knot by Helen Dunmore – Sapphire dan Conor kembali lagi ke Ingo

Image
“Jadilah berani. Situasinya akan lebih mudah kalau kau berani. Ini hanya permulaan.” – Saldowr Judul asli: The Tide Knot Judul terjemahan: Simpul Ombak Series: Buku kedua dari tetralogi Ingo Pengarang: Helen Dunmore Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan ketiga - Desember, 2013 Tebal buku: 320 halaman Format: Paperback Genre: Fantasy ISBN: 978-979-22-4883-8 Apa yang terlintas di kepalamu ketika mendengar atau membaca kata “Putri Duyung”? Mungkin di sebagian besar benak kita akan tergambar sosok makhluk mitos yang hidup di dalam air, di dalam lautan. Makhluk tersebut memiliki rupa separuh manusia dan separuh ikan. Aku tidak tahu dengan tempat lain atau apa yang orang lain pikirkan, namun menurutku kata Putri Duyung jauh lebih populer daripada manusia duyung. Padahal tidak semua makhluk tersebut perempuan. Ada juga Putra Duyung, haha. Tapi jadi janggal, ya. Yang jelas di dalam buku ini mereka disebut dengan kaum Mer (mungkin kependekan dari Mermai...