Posts

Review Murder in the Mews karya Agatha Christie

Image
"Jarang sekali seseorang melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan wataknya. - Hercule Poirot" Judul asli: Murder in the Mews Judul terjemahan: Pembunuhan di Lorong Seri: Hercule Poirot #17 Pengarang: Agatha Christie Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan keenam, Januari, 2014 Tebal buku: 352 halaman Format: Paperback Genre: Classic; Mystery; Crime ISBN: 978-979-22-2968-4 Aku akan sedikit flashback (kilas balik) tentang asal usul buku ini. Pada tahun 2016, aku sempat mengunjungi pameran buku dan menemukan buntelan berharga. Ada sepuluh buku karangan Agatha Christie yang dijadikan bundel dan dijual dengan harga sangat miring. Tanpa ragu, tentu aku membawa mereka semua ke kasir. Berikut daftar judul buku-buku di dalam bundel tersebut sesuai abjad (judul yang bercetak tebal mengandung link, silahkan di klik untuk membaca ulasannya). 4.50 from Paddington Curtain: Poirot’s Last Cases Evil Under the Sun Hallowe’en Party Miss Marple’s Final Cases Mrs.McGinty is Dead Murde

Review Novel The Plotters karya Un-Su Kim

Image
Dia tumbuh besar dalam perpustakaan yang dipenuhi pembunuh bayaran, penembak sewaan, dan pemburu hadiah. Judul: The Plotters Penulis: Un-Su Kim Penerjemah: Ingrid Nimpoeno Penyunting: Yuli Pritania Penerbit: Noura Books Terbit: Cetakan ke-1, Juli 2020 Tebal buku: 409 halaman ISBN: 978-623-242-119-6 Buku ini salah satu yang kutunggu kedatangannya. Pindah dari Batam, ada banyak barang yang diputuskan untuk dibawa melalui kargo. Tumpukan bacaanku salah satunya. Termasuk didalamnya The Plotters yang untunglah bisa sampai dengan selamat tanpa kerusakan seperti beberapa buku lainnya. Dari luar, novel ini membuatku tertarik sebab dua hal. Pertama, kemasannya. Desain sampulnya enak dipandang mata. Novelnya juga terlihat tidak begitu tebal. Ditambah yang kupunya ini edisi bertanda tangan. Hehe, rasanya ini kali pertama punya buku bertanda tangan penulisnya. Kedua, novel ini merupakan karya penulis Korea Selatan. Latarnya juga menggunakan negara tersebut. Aku pun merasa bakal dapat nuansa yang b

Review Novel 4.50 From Paddington karya Agatha Christie

Image
"Oh, Jane! Aku baru saja melihat pembunuhan!" - Elspeth McGillicudy Judul asli: 4.50 from Paddington Judul terjemahan: Kereta 4.50 dari Paddington Seri: Miss Marple #7 Pengarang: Agatha Christie Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan ketujuh, Januari, 2014 Tebal buku: 344 halaman Format: Paperback Genre: Classic; Mystery; Crime ISBN: 978-979-22-3130-4 Setelah dua tahun tidak menikmati karya dari Agatha Christie, membaca 4.50 From Paddington terasa sangat menyenangkan. Cara beliau bercerita ternyata membuat rindu. Jalinan kisah misteri yang diangkat lumayan seru dan mengundang rasa penasaran. Ada enam novel Agatha Christie di timbunan. Rencananya ingin kutuntaskan semua di tahun ini. Aku pun mengambil secara acak 4.50 From Paddington sebab bingung juga kalau mau pilih-pilih dengan seksama judul lainnya. Yang ada habis waktu terus bisa-bisa batal baca lagi, deh. :D Omong-omong, novel ini dimulai dengan keriuhan dan keramaian stasiun kereta api menjelang natal. Sore it

Review Novel Between Shades of Gray karya Ruta Sepetys

Image
"Harapan terbesarku adalah agar lembaran-lembaran di dalam wadah ini menggerakkan rasa kemanusiaanmu yang terdalam." - Lina Judul: Between Shades of Grey Pengarang: Ruta Sepetys Penerjemah: Ingrid Nimpoeno Penyunting: Rika Iffati Farihah Penerbit: Noura Books Terbit: Cetakan I, Desember 2014 Tebal buku: 386 halaman ISBN: 978-602-1306-45-1 Sebelum memutuskan untuk membeli novel ini, aku sudah membaca beberapa ulasannya. Banyak yang memberikan nilai positif sehingga membuat penasaran. Sebuah novel yang indah. Namun aku sempat menunda membaca novel ini sebab ada kesan lain yang kutangkap yaitu berupa nuansa kesedihan. Benar juga sih. Setelah dicoba, Between Shades of Grey membius sejak kalimat pertama dan sulit dilepaskan meskipun membacanya sambil menangis. Novel ini berkisah tentang keluarga Kostas Vilkas terutama Lina, anak sulung dari keluarga tersebut. Dia berasal dari keluarga yang bahagia, terhormat serta berkecukupan. Ayahnya dosen di sebuah Universitas. Sementara ibunya

Review Novel Hard Evidence (Bukti Kuat) karya Pamela Clare

Image
“Semuanya terasa tidak nyata–seolah-olah aku menjalani kehidupan orang lain.” - Tessa Novak Judul: Hard Evidence Judul terjemahan: Bukti Kuat Seri: I-Team #2 Pengarang: Pamela Clare Alih bahasa: Anggraini Novitasari Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan pertama, 2015 Tebal buku: 472 halaman Format: Paperback Genre: Thriller, Crime ISBN: 978-602-03-2385-5 Mengawali tahun dengan membuat daftar timbunan yang akan dibaca tahun ini (ada 22 judul). Berdasarkan daftar tersebut, pilihan pertamaku secara acak jatuh pada sebuah fiksi bertema kriminal berjudul Hard Evidence (Bukti Kuat) karangan Pamela Clare. Novel ini telah berada di timbunan selama dua tahun lebih sebelum mood untuk membacanya muncul juga. Hard Evidence merupakan bagian dari serial I-Team. Serial ini menjadikan para perempuan yang tergabung ke dalam tim reportase investigasi surat kabar kriminal Denver Independent sebagai tokoh utama. Bicara sedikit tentang serial I-Team, buku pe

Review Novel Seruak Karya Vinca Callista

Image
Dasarnya, manusia hanya mampu memaklumi pemikiran dan perbuatan orang lain sesuai standarisasi pribadi dan menjadi sok berkuasa begitu terkejut melihat yang berbeda. Judul: Seruak Pengarang: Vinca Callista Editor: Ariobimo Nusantara Penerbit: Grasindo Terbit: Cetakan pertama, 2014 Tebal buku: 434 halaman Format: Paperback Genre: Thriller ISBN: 978-602-251-428-2 Novel ini adalah fiksi terakhir yang ternyata sempat kutuntaskan sebelum tahun berganti. Tepat satu hari sebelum masuk 2022 alias tanggal 31 Desember, novel Seruak setebal 434 berhasil selesai dibaca. Dari judulnya mungkin sudah bisa menebak kalau ini bukan novel terjemahan. Setelah membaca beberapa ulasan terkait novel ini, aku jadi teracuni untuk ikutan baca. Lalu secara tidak sengaja, aku pun menemukan Seruak saat berkunjung ke toko buku. Ini terjadi sudah lama, sekitar lima tahun lalu. Yup, novel ini telah lama berdiam di lemari. Seruak bercerita tentang sebelas mahasiswa dari Universitas Palagan. Mereka datang ke desa Angsa