Posts

7 Kebiasaan yang Berubah dalam Memperlakukan Sebuah Buku

Buku merupakan salah satu benda yang kusuka di dunia ini. Meluangkan waktu untuk membaca acap kali dilakukan sejak kecil. Sebagai benda kesayangan, tentu buku mendapat perlakuan khusus dan istimewa. Dalam membacanya pun ada kebiasaan tertentu yang menyertai. Seiring berjalan waktu, ternyata ada yang berubah. Bukan berarti buku tidak lagi diperlakukan dengan semestinya. Atau kegiatan membaca menjadi hal yang kurang disukai. Esensinya tetap sama hanya toleransi terhadap hal tersebut yang meluas. Begitu pula kurasa dengan sudut pandangku. 1| Melipat Halaman Buku Dog-earing a book atau melipat halaman buku dulunya merupakan sesuatu yang bagiku tabu dilakukan. Apa gunanya pembatas buku yang biasanya sudah seperti pelengkap wajib saat membeli buku baru. Kalaupun buku tersebut tidak disertai pembatas, kita bisa gunakan apapun bahkan struk belanja minimarket, misalnya. Ada dua alasan mengapa tidak mau melakukannya. Melipat halaman buku membuat tampilan buku tersebut menjadi jelek dan menggangg

Review Buku Asal Usul Kesyirikan di Mekah karya Abunnada

Image
Manusia yang pertama kali menghuni Mekah adalah Bunda Hajar dan putranya, yakni Nabi Ismail 'alahis salam.  Review Buku Asal Usul Kesyirikan di Mekah karya Abunnada Judul: Asal Usul Kesyirikan di Mekah Seri: Jejak Sejarah Nabi Muhammad Penulis: Abunnada Penerbit: Pustaka Sawo Kecik Terbit: 2023 Tebal buku: 112 halaman Format: Paperback Genre: Non Fiksi, Sejarah ISBN: 978-623-92772-4-6 Setiap momen peringatan Maulid Nabi ataupun Isra Miraj di sekolah dulu (ataupun di acara resmi lainnya) acap kali mendengar kalimat kurang lebih seperti ini: "Dan shalawat serta salam disampaikan untuk Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman kegelapan (jahiliah) menuju zaman terang benderang." Kalimat senada terutama kata "jahiliah" juga pernah dijumpai dalam buku teks pelajaran. Bukan berarti kalimat tersebut salah, hanya saja diriku yang belum mendapat kesan, makna serta gambaran yang lebih dalam terkait kondisi masa jahiliah tersebut.  Jahiliah berarti kebodohan nam

Nostalgia Masa Kecil Bersama Majalah Bobo Edisi Koleksi Terbatas 50 Tahun

Image
review/ulasan majalah bobo edisi koleksi terbatas 50 tahun Sudah lupa kapan kali terakhir memegang dan membaca majalah Bobo. Sebagai anak kelahiran tahun 90-an boleh dibilang aku tumbuh bersama majalah ini. Tahun 2023 lalu majalah Bobo genap berusia 50 tahun. Dalam rangka perayaan usia emas, majalah Bobo mengeluarkan edisi koleksi terbatas dengan sampul yang juga berwarna dominan kuning keemasan. Setelah ikut pra pesan (PO), majalah Bobo edisi khusus ini sampai juga di rumah. Saatnya Bernostalgia! Bobo edisi koleksi terbatas 50 tahun ini berisi 50+ cerita terbaik sepanjang masa. Cerita di sini dalam bentuk cergam (cerita bergambar). Ada cergam tentang Keluarga Bobo, Cerita dari Negeri Dongeng, serta Bona dan Rong Rong. Ada pula cergam yang lebih lawas lagi seperti Pak Janggut, Deni Manusia Ikan, serta Juwita dan Si Sirik. Oh ya tidak ketinggalan seri Paman Kikuk, Husin, dan Asta. Cergam tersebut ada yang tampak kekuningan. Apalagi yang terbit di tahun-tahun awal (tahun 70-an atau 80-an

Rentang: Dari 2023 ke 2024

Image
Boleh dibilang 2023 adalah tahun paling bablas dalam hal bacaan, wkwk. Kehadiran si buah hati menyita segenap perhatianku. Tidak ada tbr yang berhasil di babat. Tidak ada catatan apapun di Goodreads. Serta tidak ada postingan terbaru di blog ini selama hampir setahun (terakhir posting bulan Januari). Aktivitas Baca Apakah benar-benar tidak membaca? Tidak juga sih. Bahan bacaanku berubah menjadi buku anak. Jenis board book dengan satu kalimat per halaman, wkwk. Ada beberapa yang agak tebal dan berisi lebih dari tiga kalimat, namun penuh ilustrasi. Ya, khas buku anak. Sebagai ganti aktivitas membaca untuk diri sendiri, setahun ini aku fokus mengenalkan buku ke anak (usia anakku kala itu masih di bawah satu tahun). Tujuanku membuatnya berkenalan dengan buku dan kegiatan membaca. Alhasil aku jadi belajar tipis-tipis cara membaca nyaring, cara membaca yang menarik agar anak menjadi tertarik. Alhamdulillah , hasilnya positif. Anak suka dan bisa berinteraksi lewat buku. Kosakatanya bertambah

Review Novel Curtain: Poirot’s Last Case karya Agatha Christie

Image
“Kau dan aku, Hastings, akan pergi berburu sekali lagi.” - Hercule Poirot Judul asli: Curtain: Poirot’s Last Case Judul terjemahan: Tirai Series: Hercule Poirot #34 Pengarang: Agatha Christie Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan keempat belas - Januari 2014 Tebal buku: 320 halaman Format: Paperback Genre: Mystery ISBN: 978-979-22-3222-6 Di tahun 2017, aku pernah membaca salah satu kisah Poirot dengan judul The Mysterious Affair at Styles. Kisah tersebut merupakan awal mula pertemuan antara Kapten Hastings dan Poirot melalui sebuah kasus pembunuhan yang terjadi di Styles Court. Sebab aku membaca serial Poirot secara acak, beberapa tahun setelahnya baru tahu kalau kisah tentang Styles adalah buku pertama dari serial Hercule Poirot. Pantas saja ada banyak deskripsi tentang Poirot disana. Mulai dari penampilan hingga cara Poirot memecahkan suatu masalah. Mulai dari kepala bulat telur, kumis yang rapi hingga sel kelabu yang memenuhi otak cemerlangnya. Baca juga: [Review] The Mys

Rentang: Dari 2022 ke 2023

Image
Rentang sudah menjadi postingan wajib setiap akhir tahun. Tahun 2022 (seperti biasa) sedikit terlambat. Idealnya di posting pada Desember lalu. Ya, begitulah. Baiklah, tanpa banyak basa basi lagi, mari scroll sampai bawah ya. Ini rangkuman kehidupan “perbukuan” Bukulova selama tahun 2022 berikut beberapa rencana untuk tahun 2023. #mantaps :D Aktivitas Baca Kegiatan membacaku masih belum ada kemajuan berarti dari tahun kemarin. Masih belum se-intens masa-masa awal Bukulova dulu. Meski demikian aku menikmati momen bacaku. Selain itu, aku berhasil tidak belanja buku dan memilih untuk membaca buku yang telah lama bertengger di lemari. Tidak sebanyak yang diharapkan, namun cicilan tbr berkurang juga angkanya. Berikut cerita lengkapnya. 1| Book Haul & TBR Tahun 2022 berhasil juga membatasi diri untuk tidak belanja buku baru walaupun godaan diskon dari penerbit sungguh sulit untuk ditolak. Belum lagi ketika membaca ulasan buku lainnya melalui kanal Instagram ataupun Goodreads. Bikin gemes