Rentang: Dari 2021 ke 2022


Sambil menunggu 2022 datang, mari kilas balik perjalanan baca dan aktivitas blog Bukulova. Sekaligus mengulas apakah rencana tahun lalu sukses dijalankan serta apa saja rencana untuk tahun 2022 nanti. Yuk, scroll sampai bawah, yuk. :D

Aktivitas Baca

Bisa dibilang aktivitas bacaku lumayan mengalami penurunan di tahun ini. Ada beberapa hal lain mengambil alih dan harus diperhatikan. Alhasil kurang dari sepuluh buku yang bisa aku selesaikan.

Aktivitas baca yang mengalami penurunan ternyata sejalan dengan jumlah buku (printed book) yang kudapatkan di tahun ini. Sadar masih banyak buku yang belum terbaca, adanya keinginan untuk membabat habis tbr serta proses pindah kembali ke tanah kelahiran membuatku tidak banyak memboyong buku baru ke rumah. Berikut cerita lengkapnya.

1| Book Hauls & tbr

Berdasarkan catatanku di Goodreads, selama 2021 hanya ada tiga buku baru yang kudapatkan. Jumlah ini yang paling sedikit jika dibandingkan dengan book haul di tahun-tahun sebelumnya. #rekor

Dua buku pertama yang kudapatkan yaitu Tiba Sebelum Berangkat, sebuah fiksi karya Faisal Odang dan Memoirs of a Geisha yang ditulis oleh Arthur Golden. Keduanya merupakan kado ulang tahun dari suami.

instagram @kikioread

Sementara satu buku lainnya berjudul 60 Hadits Shahih. Buku ini membahas tentang hak-hak perempuan dalam islam. Sesuai judulnya, ini merupakan non fiksi yang ditulis oleh Faqihuddin Abdul Kodir. Aku mendapatkan buku ini dari komunitas ICC.

Diantara ketiga buku tersebut, baru buku terakhir yang telah selesai dibaca serta diulas. Sementara dua buku lainnya, hingga saat aku mengetik tulisan ini, buku-buku tersebut masih di dalam kardus. Bakal menempuh perjalanan sedemikian rupa dari Batam menuju Jambi, hehe.

2| Reading Wrap Up

Target baca yang kutetapkan di awal tahun ini sebanyak 31 buku. Hingga penghujung tahun, hanya 22 persen yang berhasil dicapai. Dengan kata lain aku berhasil membaca tujuh buku selama tahun 2021.

Buku-buku tersebut ada yang telah selesai diulas ada juga yang belum. Separuh diriku merasa kembali berhutang ulasan kepada diri sendiri. Sementara separuh lainnya merasa tidak perlu diulas karena telah dirangkum pada postingan Book Haul & Wrap Up. Anyway, berikut daftarnya.

3| Buku Favorit 2021

Tahun lalu aku kesulitan menentukan buku favorit sebab hampir menyukai semua buku yang telah dibaca di tahun tersebut. Banyak buku yang berhasil dibaca tahun lalu juga menambah kesulitan saat memilih buku favorit, haha. Justeru buku yang kurang disukai yang terlihat mencolok.

Tahun ini sebaliknya. Jumlah buku yang berhasil kubaca sedikit dan aku bisa memutuskan buku mana yang menjadi bacaan favorit di 2021.

Ada dua buku yang kupilih yaitu The Notting Hill Mystery dan Dawuk. Keduanya fiksi dengan latar waktu dan tempat yang jauh berbeda. Bahkan dengan waktu penulisan yang terpaut lumayan jauh.


Aku suka dengan terjemahan The Notting Hill Mystery yang kupunya (terbitan visi media). Alur ceritanya mungkin tidak terlalu kompleks. Pun tampilan sampulnya bukan my cup of tea (kalau hal tersebut bisa masuk ke dalam penilaian). Namun kesan menikmati buku terjemahan klasik dengan enak dan nyaman masih bertengger di benak. Sehingga buku ini terlihat menarik dan favorit Bukulova di tahun ini.


Di sisi lain, Dawuk juga masuk ke buku favoritku tahun ini. Aku lumayan suka dengan cara Mahfud Ikhwan bercerita. Bahasa yang ditampilkan pada fiksi Dawuk tidak sulit dinikmati namun tetap terasa “berkelas”. Alur ceritanya yang meski dramatis namun memiliki sisipan moral yang bisa menyentuh nurani dan meluaskan sudut pandang. Dawuk memiliki akhir yang membingungkan dan menggantung, semoga bisa segera baca buku lanjutannya.

Aktivitas Blogging

Sama halnya dengan aktivitas baca, aktivitas blogging juga mengalami penurunan. Ada masa dimana postingan berhasil tayang sesuai jadwal yang kutentukan. Namun lebih banyak yang keteteran.

Macet menulis juga diiringi dengan macet ide, haha. Saat fokus dengan Pandoraque (blogku yang satunya), semua ide untuk Bukulova terasa sulit untuk dieksekusi. Salut untuk teman-teman blogger yang mempunyai lebih dari satu blog dan mampu mengurusnya dengan baik. Mengatur fokus itu bukan hal mudah untukku, hehe.

Penurunan aktivitas blogging ini juga berdampak pada komunitas blogging yang kuikuti. Maksudnya aku sempat keluar dari Komunitas 1M1C, haha. Padahal nomor anggotaku saat itu cantik sekali (nomor 654). Ya, sudahlah. Aku pun daftar lagi dan alhamdulillah masih dapat nomor cantik (nomor 1100). Nomor cantik seperti ini mudah diingat soalnya terutama saat ikutan polling tulisan favorit. :D

1| Total Postingan

Secara keseluruhan ada 16 postingan yang Bukulova tayangkan di tahun 2021. Postingan yang berupa ulasan/review ada 5 buah dan sisanya 11 postingan berisi artikel/tulisan seputar perbukuan dan aktivitas baca bercampur dengan rangkuman serial yang telah dituntaskan.

2| Page View

Sepertinya aku perlu mencatat page view yang Bukulova miliki di awal tahun dan di akhir tahun. Biar bisa dapat jumlah pasti berapa kenaikannya selama setahun. Ini terlebih buat kepuasan pribadi saja sih. Rasanya seru juga melihat page view yang bertambah dan tahu berapa persis angka kenaikannya. :D

Awal tahun 2021 lalu aku tidak mencatatnya. Jika aku tidak salah ingat, page view saat itu sekitar 55k. Dan jika aku mengintip page view hingga saat ini, sekitar 75k. Ada penambahan sekitar 20k di tahun ini. Apakah itu angka yang bagus? :D

Terlepas dri nominal yang didapat, alhamdulillah masih ada yang berkunjung ke Bukulova. Terimakasih buat yang sudah main kemari. Semoga betah dan tulisan di sini tidak mengecewakan, hehe.

Refleksi Rencana Bukulova 2021

Sebelum bicara tentang Rencana Bukulova di 2022 nanti, aku mau sedikit refleksi akan rencana tahun 2021. Di postingan Rentang sebelumnya aku membuat daftar hal-hal yang ingin kulakukan terhadap Bukulova dengan tujuan menekan reading slump dan optimasi blog.

unsplash

Setelah waktu berjalan, ternyata tidak semuanya berhasil dilakukan. Ada juga yang perlu dilihat kembali. Berikut poin-poin refleksinya.

1| Menyicil tbr - Buku yang berhasil dibaca tahun ini tidak banyak bahkan masih hitungan jari. Otomatis bisa disimpulkan kalau rencana menyicil tbr belum berhasil. Kudu dilakukan kembali dengan niat yang lebih kuat lagi. Eksekusi segera mungkin. :D

2| Variasi bacaan - Untuk hal ini lumayan terwujud. Bisa dilihat dari segi variasi buku yang dibaca, ada nyempil non fiksi. Terlebih dari sisi penulis yang cukup beragam (ada buku dari penulis lokal dan asia yang telah dibaca). Ya, meskipun jumlah buku yang dibaca sedikit, namun cukup beraneka macam. #ngeles #hehe

3| Target baca - Ini sudah jelas sekali. Target 31 buku tidak tercapai. Apakah jera? Tentu tidak. Mari tetapkan target baru kembali. Dan tidak usah ragu-ragu selagi masih cukup rasional. Haha, sudahlah. Bawa asyik aja. :D

4| Jadwal posting - Ambisi banget ya kayaknya aku saat itu: pengen bisa posting minimal dua kali seminggu. Kemudian terhantam oleh kehidupan dan jadinya poin ini keteteran. Untuk yang satu ini sangat perlu direvisi kembali.

5| Variasi postingan - Menurutku ini sudah lumayan baik. Postingan Bukulova setahun terakhir mulai imbang antara postingan ulasan dengn artikel lainnya mengenai dunia buku. Jumlahnya saja yang perlu ditingkatkan lagi.

Rencana Bukulova 2022

Nah, saatnya membuat rencana untuk Bukulova 2022. Tujuannya mirip dengan tahun sebelumnya. Aku ingin membaca lebih banyak buku agar timbunan terbabat habis serta memperbaiki manajemen waktu dengan posting secara rutin khususnya di Bukulova. Berikut rinciannya.

unsplash

1| Menyicil tbr

Berdasarkan catatan Goodreads, total tbr yang kumiliki saat ini (per Desember 2021, dan kalau tidak bertambah nantinya) ada sekitar 49 buku. Terdiri dari 46 fiksi dan 3 non fiksi. Aku pernah mencoba menuntaskan dari yang paling tipis dulu. Namun balik lagi memilih baca buku yang sesuai mood.

Tahun ini aku mau menerapkan rencana baru. Aku mau pilih sekitar 22 buku di awal tahun ini. Aku akan pilih dengan pertimbangan sebaik mungkin (semoga bisa) dan urutan bacanya nanti yang bakal sesuai mood saja.

Setelah berhasil membaca 22 buku pilihan ini, baru aku akan melirik 22 buku selanjutnya. Jadi ini seperti challenge untuk diri sendiri. Haha, entahlah bagaimana hasilnya nanti.

2| Target baca 2022

Tahun lalu target bacaku 31 buku. Tahun ini turun menjadi 30 buku saja. Haha, turunnya segitu amat ya. Biar pun tahun lalu tidak sampai setengahnya, tahun ini tetap optimis saja lah. Aku juga belum bisa buat target baca lebih tinggi lagi sebab masih ngos-ngosan juga di angka segitu. Dan untuk tahap pertama tentu membaca 22 buku pilihan yang kuceritakan di poin sebelumnya. :D

3| Jadwal posting

Ini perlu direvisi. Kemampuan manajemenku masih perlu ditingkatkan. Jadi biar aman memang harus mulai dari target yang kecil. Jadi Bukulova akan kembali posting satu kali seminggu. Kalau yang ini sudah jago, baru akan ditingkatkan.

Sebenarnya setiap minggu aku rencananya tetap membuat dua postingan juga sih. Cuma satunya di blog Pandoraque. Mudah-mudahan dengan target ini kedua blog tidak keteteran sekaligus berlatih mengatur waktu dan diri sendiri.

4| Variasi postingan

Mendokumentasikan buku yang telah dibaca melalui postingan berupa ulasan/review memang tujuan utama blog ini. Namun aku masih punya keinginan untuk membuat blog ini lebih “berwarna” yaitu dengan cara memvariasikan postingan yang kupunya.

Lumayan, bisa eksplorasi kecintaan terhadap buku dari sisi yang lain. Mana tahu bisa jadi hiburan yang bermanfaat buat pembaca Bukulova.

5| Optimasi blog

Suami dengan kegigihannya berhasil membuat blognya diterima adsense dalam waktu satu tahun. Itu dilakukan sembari mencari nafkah, saambil melakukan pekerjaan lain, hehe. Keinginanku untuk optimasi Bukulova muncul kembali.

Aku ingin bisa ikutan menghasilkan sesuatu dari blog ini. Apakah dalam bentuk adsense ataupun lainnya. Setidaknya aku coba dulu. Hasilnya entahlah mengingat postingan yang hanya sekali seminggu (itu kalau rutin) dan mengingat minim ilmu per-blog-an. #belajarmakanyashay :D

Penutup Rentang 2021 ke 2022

Setelah menulis postingan Rentang beberapa kali di Bukulova, aku akhirnya mendapatkan pola/template yang bisa digunakan untuk postingan Rentang di tahun-tahun berikutnya (insya Allah).

Tahun ini aku menggunakan kerangka tulisan yang sama dengan tahun lalu. Ada beberapa ide tambahan yang melintas di kepala untuk Rentang 2023. Ya, begitulah. :D

Seperti kata pepatah: days are long, years are short. Tidak terasa sudah di penghujung tahun. Mari berproses kembali. Semangat. :D

Comments

  1. semoga postingan di BukuLova semakin seru ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga ya kak. Makasih doa baiknya. 😉

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[Review] Le Petit Prince by Saint-Exupery – Perenungan sederhana tentang kehidupan

[Review] The Silmarillion by J.R.R Tolkien – Sebuah riwayat yang panjang

[Review] Maybe Someday by Colleen Hoover – Musik dan pilihan hati