Quotes from "Reckless" by Cornelia Funke
![]() |
gambar diambil dari sini |
Baru
semalam aku selesai membaca buku ini, sebuah novel karangan Cornelia Funke
berjudul Reckless. Ini suatu kemajuan karena aku tidak menunda
dan langsung membuat resensinya di siang ini.
Silakan langsung membaca resensinya untuk tahu bagaimana, sih, sebenarnya buku ini (dari sudut pandangku tentunya). Satu kata yang pasti: greget. Semoga resensi tersebut cukup memberikan gambaran mengenai novel ini.
Okelah, di
sini aku ingin menuliskan atau mengutip beberapa kalimat/frasa yang kutemukan di novel
ini. Cuma sedikit, kurang dari 10 kalimat/frasa. Mungkin karena aku
terlalu menikmati novel ini atau bisa juga terlalu deg-degan saat membacanya atau bisa juga aku yang masih belum oke dalam mengambil bebrapa quote menarik
dari buku ini.
Anyway, thank you for visiting my blog. Have a good time
everyone. :D
Adiknya yang lembut hati. … Namun apa yang
saat ini tumbuh di dagingnya sama sekali tidak lembut. (hal. 42)
Wanita itu ternyata memimpikan hal yang
nyata.
Atau mengubah sebuah mimpi menjadi
kenyataan.
(hal. 80)
Kekuasaan. Bagaikan anggur bila kau
memilikinya. Bagaikan racun bila kau kehilangannya. (hal. 94)
Bahwa, secara keseluruhan, balas dendam
bukanlah ide yang baik. (hal. 113)
Tidak ada Goyl yang hanya pernah mencintai
satu kali. Tidak ada makhluk yang hanya pernah mencintai satu kali… terutama
para Peri. (hal. 141)
Baik Goyl maupun manusia tidak ada yang
hidup terlau lama untuk memahami bahwa masa lalu terlahir dari masa depan, sama
seperti masa depan terlahir dari masa lalu. (hal. 144).
Tidak usah dipikirkan, Jacob. Lakukan saja.
(hal. 198)
Comments
Post a Comment