Pengalaman Mengikuti Tanos Reading Challenge


Tanos Reading Challenge (TRC) merupakan bagian dari Tanos Challenge yang digagas oleh kak Eka dan kak Renny. Selain TRC, ada jenis tantangan lainnya antara lain Gratitude Challenge, Walking Challenge, dan Drink Water Challenge. Silakan cek Instagram @tanos.challenge untuk info lebih lanjut, ya. 

Sekilas tentang TRC 

Tantangan baca ini mengajak kita (siapapun boleh ikut) meluangkan waktu minimal 15 menit untuk membaca buku. Tantangan ini berlangsung selama 7 hari dari tanggal 09 hingga 15 November. Diharapkan tantangan baca ini dapat menginspirasi dan melatih pesertanya untuk menumbuhkan kebiasaan baik yaitu membaca. 

Alasan ikut TRC 

Ada dua alasan yang membuatku ikut TRC. Pertama karena memang sedang ingin ikut Reading Challenge (RC). Hehe, iya sesederhana itu. Aku memang suka dan senang mengikuti RC biar aktivitas baca lebih seru dan bervariasi. Sepanjang tahun ini aku melihat-lihat tantangan baca mana (selain Goodreads RC) yang bisa diikuti. Tahun 2020 sudah mau habis, belum ketemu yang dapat diikuti hingga akhirnya tahu tentang TRC. Dari segi bacaan, durasi tantangan dan syarat lainnya bisa kupenuhi. Tujuan TRC diadakan juga baik, jadi mengapa tidak? 

Alasan kedua, suami pernah bertanya tentang seberapa cepat aku membaca sebuah buku. Aku belum pernah mengukurnya secara pasti. Untuk buku-buku yang menurutku menarik, biasanya aku bisa tahan baca hingga 100 halaman sekali duduk. Jadi kalau bukunya setebal 500 halaman, bisa kuselesaikan dalam 5x baca. Itu juga dipengaruhi oleh mood dan kesibukan. Kadang sehari hanya ada satu kali kesempatan baca. Terus kalau sudah capek, ya, sedapatnya saja. Entahlah apa yang membuatku sibuk, haha. Intinya aku tidak tahu dengan pasti seberapa cepat aku membaca dalam satuan waktu alias menit atau jam. Jadi saat tahu tentang TRC dan cara mainnya, jadi semakin tertarik untuk ikutan. Sekalian menjawab pertanyaan suami (colek Anime Library). 

Buku yang Dibaca 

Aku memilih buku karya Fredrik Backman yang berjudul My Grandmother Asked Me to Tell You She's Sorry. Ini menyesuaikan saja dengan buku yang sedang ingin kubaca. Kalau dari blurb-nya, fiksi ini bercerita tentang Elsa—anak berusia tujuh tahun yang pola pikirnya berbeda dari anak sebayanya. Elsa sangat dekat dengan Neneknya. Suatu saat Neneknya tak bisa lagi menemani Elsa. Sebagai permintaan terakhir, Nenek meminta Elsa menjalankan sebuah misi khusus. Tebal buku ini sekitar 487 halaman. Aku optimis bisa menyelesaikannya dalam tujuh hari TRC. 

Pengalaman selama TRC 

Pengalamanku selama mengikuti Tanos Reading Challenge bisa dilihat di akun bookstagram-ku @kikioread. Selama TRC berlangsung, aku cukup rutin membuat laporannya dan kuposting di Instagram Story. Selain rekap TRC disana, aku akan kembali cerita di sini, hehe. 

TRC Day 01 

Durasi baca: 15 menit 
Jumlah halaman: 14 halaman (Bab 1) 


Untuk hari pertama, aku sengaja pasang timer untuk mengukur berapa banyak halaman yang bisa dibaca selama 15 menit. Hasilnya, aku bisa membaca sebanyak 14 halaman. Kebetulan sekali sama dengan jumlah halaman bab pertama. Dengan kata lain, hari pertama satu bab bisa diselesaikan. Di hari pertama ini, aku agak deg-degan karena hampir telat setor laporan (hampir lewat jam 9 malam). :D 

TRC Day 02 

Durasi baca: 39 menit 
Jumlah halaman: 33 halaman (Bab 2-3) 


Di hari kedua ada revisi jadwal setoran oleh admin TRC. Paling lambat laporan disetor jam 23.59 malam. Ini update yang menyenangkan. Namun lagi-lagi aku hampir telat. Laporan baru bisa kusetor sekitar jam sebelas malam akibat sinyal internet yang mendadak gak jelas. Mata pun sudah mulai mengantuk. Alhasil, ketika aku cek esok harinya, laporanku tidak masuk ke admin. Link yang kuinput tidak bekerja karena link dan hashtags tersebut aku copas di IGs, bukan diketik satu per satu. Apa boleh buat, laporaan hari keduaku terlewat. Show must go on, jadi lanjut saja ke Day 03, hihi. 

TRC Day 03 

Durasi baca: 26 menit 
Jumlah halaman: 26 halaman (Bab 4-5) 


Di hari ketiga laporan berjalan lancar (bisa posting beberapa jam lebih awal dari deadline). Bagiku yang last minute girl, ini sebuah prestasi, haha. 

TRC Day 04 

Durasi baca: 31 menit 
Jumlah halaman: 34 halaman (Bab 6-7) 


Aku salah ketik di laporan hari keempat. Seharusnya Day 04, aku buat Day 03. Haha, kayaknya karena aku gak fokus atau bisa jadi sudah mengantuk waktu buat laporannya. Syukurlah tidak masalah dan laporanku terpilih jadi pemenang harian (winner of the day). Nah, selalu ada saja keseruan mengikuti TRC. Makin semangat menuntaskan challenge ini. :D 


TRC Day 05 

Durasi baca: 114 menit (1 jam 54 menit) 
Jumlah halaman: 117 halaman (Bab 8-17) 


Tidak terasa sudah lima hari TRC berjalan. Selain makin rajin baca, jadi makin rajin juga menulis (laporannya). Hari ini meluangkan waktu lebih banyak untuk baca. Buku yang kubaca ini pun makin lama makin seru. 

TRC Day 06 

Durasi baca: 128 menit (2 jam 8 menit) 
Jumlah halaman: 116 halaman (Bab 18-24) 


Dan kejadian, di TRC Day 06, laporanku telat, haha. Selesai baca di malam itu, aku sangat mengantuk dan langsung beranjak tidur. Syukurlah sempat screenshot jam di layar hapeku, jadi bisa menghitung durasi baca hari ini. Laporan pun ditunda hingga esok hari. 

TRC Day 07 

Durasi baca: 182 menit (3 jam 2 menit) 
Jumlah halaman: 147 halaman (Bab 25-34, epilog) 


Hari ketujuh sekaligus hari terakhir TRC. Buku yang kubaca pun berhasil dituntaskan. Meski TRC berakhir tapi kebiasaan membaca jangan sampai berakhir juga. TRC pun mengajak agar terus membaca minimal 2x seminggu. Mampir saja ke akun instagram @tanos.challenge, ya. Mana tahu terinspirasi untuk ikutan menantang diri sendiri terkait self-love guna menumbuhkan kebiasaan baik di hidup ini. 

Kesan Mengikuti TRC 

Mengikuti TRC tidak hanya dapat menumbuhkan semangat membaca atau membuat kegiatan baca menjadi lebih seru dan bervariasi saja. Dari sini aku belajar satu hal lain yaitu manajemen waktu. Seringkali aku menunda melakukan sesuatu karena merasa tidak punya waktu untuk melakukannya. Bisa juga karena terdistraksi dengan kegiatan lain yang boleh jadi kurang bermanfaat. 

Ya, ternyata bukannya tidak punya waktu melainkan tidak meluangkan waktu untuk itu. Sepanjang TRC, yang paling terasa usahanya bagiku adalah membuat laporannya. Dengan adanya laporan harian ini, aku belajar untuk lebih disiplin mengatur waktu sekaligus belajar lagi tentang prioritas.
 
Bonusnya, dari TRC akhirnya aku dapat menjawab pertanyaan suami perihal kecepatan membacaku. Setelah kuhitung, kurang lebih dalam satu menit aku bisa membaca satu halaman. Mungkin kalau mau lebih detail lagi, harusnya aku ukur sekalian berapa kata per menitnya, haha. Namun untuk saat ini, itu sudah cukup. Kecepatan bacaku rasanya normal sama seperti yang lainnya. 

Demikian pengalamanku mengikuti Tanos Reading Challenge. Terimakasih untuk para admin yang telah membantu merekap laporan dan hal-hal lainnya. Keseruan mengikuti TRC ini jadi momen penutup tahun yang manis. Sukses terus Tanos Challenge. :D

Comments

  1. Seruuuu ya ikutan TRC ini :). Akupun ikutan Krn pada dasarny aku punya target membaca dr awal tahun mba, 1 Minggu 1 buku. Cm sebelumnya aku slalu tulis summary buku yg dibaca di IG stiap hari Minggu. Kali ini di tanos aku hrs nulis secara harian dr jumlah halaman yg dibaca. Jd bisa lebih detil.

    Kalo kecepatan membaca, akupun tergantung dari isi buku berat ato ga, mood juga, dan bahasa. Krn kemarin milih buku bahasa Inggris, jd kecepatan baca ga bisa secepat kalo baca buku Indonesia :D. Krn kdg ada bbrp kata ato kalimat yg mungkin penafsirannya berbeda. Jd nambah deh hrs cek kamus utk yg begitu :D.

    Selesai trc, aku bakal ttp ikutan sih, Krn target baca ini udh lama aku lakuin. Jd kedepannya bakal CC tanos aja tiap kali publish :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo mba Fanny. Iya seruuu. Bikin aktivitas baca jadi bervariasi. Dan ada aja kejadian menarik selama ikut TRC ini.

      Keren mba bisa komitmen ikut 1 minggu 1 buku. Aku belum berani. Masih suka keteteran. Mungkin tahun depan. (1 bulan lagi tahun depan sudah ya) :D

      Iya mba. Isi buku dan mood mempengaruhi kecepatan baca. Jadi memang kecepatannya bisa naik turun gak konstan. Apalagi kalau baca buku bahasa asing seperti yg mba bilang.

      Aku rencana gitu juga mba. Nanti kalau sudah mulai baca buku lagi aku tag tanos di igs. Kalau sekarang masih rehat. Mau nulis review buku yg dibaca kemaren dulu baru mulai lagi, hehe.

      Delete
  2. Hallo Kak Kiki,
    surprise banget pas nemu artikel ini. Saya masih inget cerita buku si Grandma itu dari ringkasan yang ditulis Kakak. Makasih banyak ya sudah menulis artikel tentang Tanos Reading Challenge. Yuk kita sama sama membaca lagi :) xoxo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama kak Renov. Senang bisa gabung di TRC. Sekaligus penasaran sama tantangan2 selanjutnya dari Tanos. :D

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[Review] The Silmarillion by J.R.R Tolkien – Sebuah riwayat yang panjang

[Review] Emma by Jane Austen – Drama percintaan klasik

[Review] The Dark Blood by Ashara – Kisah Makhluk Penghisap Darah, namun bukan Vampire