Posts

Showing posts with the label The Monstrumologist

[Review] The Final Descent by Rick Yancey

Image
Siapakah monsternya dan spesies mana yang seharusnya kita sebut menyimpang? Judul asli: The Final Descent Judul terjemahan: Turunan Terakhir Pengarang: Rick Yance Penerjemah: Nadya Andwiani Editor: Bayu Anangga Desain sampul: Olvyanda Ariesta Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: April, 2019 Tebal buku: 344 halaman Format: Paperback Genre: Fiksi, Thriller ISBN: 9786020624198 Menguras emosi dan memutarbalikkan persepsi. Itulah frasa yang boleh jadi cukup menggambarkan apa yang dirasakan saat menuntaskan buku ini. Di dalamnya ada kemelut yang gelap. Ada pergolakan batin dan perubahan karakter yang cukup signifikan. Meski lebih tipis dari “teman-temannya” (344 halaman), buku ini lebih rumit dan menjebak. Tiga jurnal terakhir Will Henry yang terangkum di dalam The Final Descent , ditampilkan melalui periode waktu yang acak. Pertama dari sisi saat ini, Will Henry dewasa berusia sekitar 30 tahunan yang kembali menemui Dr. Warthrop di kediamannya. ...

[Review] The Isle of Blood by Rick Yancey

Image
Kita adalah pemburu. Kita, kita semua, adalah monstrumolog. Judul asli: The Isle of Blood Judul terjemahan: Pulau Darah Pengarang: Rick Yance Penerjemah: Nadya Andwiani Editor: Bayu Anangga Desain sampul: Olvyanda Ariesta Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Februari, 2019 Tebal buku: 592 halaman Format: Paperback Genre: Thriller ISBN: 978-602-06-2127-2 Kutipan di atas merupakan kalimat pembuka alinea terakhir dari folio kesepuluh jurnal Will Henry. Kalimat tersebut membuatku teringat pada pelajaran Sejarah di sekolah dulu mengenai manusia purba. Sebelum mengenal cocok tanam, insting berburu lebih dulu ada dan merupakan modal untuk bertahan hidup. Konsep “berburu” tersebut dikembangkan lebih jauh di novel ini yang membuatku sadar, insting tersebut tidak menghilang, bertahan hingga di kehidupan manusia modern seperti saat ini. Hanya saja objek dari perburuan itu yang kian melebar dan tak terbatas. Makna itulah yang kutangkap dan lumayan meningga...

[Review] The Curse of the Wendigo by Rick Yancey – Apakah Wendigo itu nyata?

Image
“Terkadang akal sehat menciptakan monster.” – Henri Poincare Judul asli: The CursAe of the Wendigo Judul terjemahan: Kutukan Wendigo Seri: The Monstrumologist #2 Pengarang: Rick Yance Penerjemah: Nadya Andwiani Editor: Bayu Anangga Desain sampul: Olvyanda Ariesta Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan pertama, 2017 Tebal buku: 480 halaman Format: Paperback Genre: Thriller ISBN: 978-602-03-7779-7 The Curse of the Wendigo merupakan buku lanjutan dari The Monstrumologist . Aku merasa beruntung karena bisa mendapatkan kedua buku tersebut sebagai hadiah. Kedua buku ini memiliki nuansa kaver yang sama. Masih berwarna hitam yang mungkin merujuk kepada kekelaman kisah di dalamnya. Pun begitu juga dengan goresan warna merah yang sudah dapat ditebak jika itu adalah warna darah. Dan aku bersemangat sekali untuk membacanya. Selain karena penasaran, tentunya untuk menghargai sang pemberi. Terimakasih kak Nana untuk hadiah GA-nya. Sstt, kak Nana itu jug...

[Review] The Monstrumologist by Rick Yancey – Kisah yang kelam dan ironis

Image
“Berbohong adalah jenis lawakan paling buruk.” – Dr. Pellinore Warthrop Judul asli: The Monstrumologist Judul terjemahan: Sang Ahli Monster Seri: The Monstrumologist Pengarang: Rick Yance Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Terbit: Cetakan Pertama, September 2016 Tebal buku: 496 halaman Format: Paperback Genre: Fantasy, Thriller, Young-Adult ISBN: 978-602-03-3174-4 Awal mulanya, buku ini pernah masuk ke dalam wishlist -ku. Salah satu alasannya karena iseng yaitu karena ada kata yang berbau: monster. Sepertinya ada banyak atau beberapa buku yang mengandung kata tersebut yang terbit di 2016 lalu. Sebelumnya ada A Monster Calls dan ada pula The Boy Who Drew Monster . Salah satu kesamaan di antara mereka adalah kata tersebut dan nuansa hitam pada kavernya. Jadilah niatan tersebut muncul. Aku ingin mengumpulkan buku-buku tersebut dan membuat mereka bersaudara, haha. Alhamdulillah , dua diantaranya sudah kupunyai. Pun keduanya berasal dari sumber yang sama y...