Kamis, 25 Januari 2018

[Book Recap] September – Desember 2017

Instagram: @kikioread

Yup, tahun sudah berganti. Dan ini satu lagi cicilan hutang kepada diri sendiri yang ingin kuselesaikan. Beberapa bulan di tahun 2017 lalu, ada yang belum kubuatkan Book Recap atau Wrap Up-nya. Haha, entahlah karena apa. Dan aku merasa nanggung jika tidak dilakukan. Semoga tidak menggangu kenyamana pembaca semua, ya, hehe.

Terhitung sejak September hingga akhir tahun lalu, ada 13 buku yang telah kubaca. Beberapa diantaranya ditulis oleh penulis yang sama. Namun lebih banyak yang penulisnya berbeda. Ya, sih, aku memang tidak terlalu selektif memilih penulis. Selama buku tersebut punya cerita yang cocok denganku, tidak masalah siapapun penulisnya. Meski demikian, aku punya juga, sih, penulis favorit. #halah
 
Haha, daripada ngelantur, lebih baik segera kumulai saja daftarnya. Dan karena ini masih tentang bacaan tahun 2017 lalu, aku masih akan pake format #hehe yang sudah kugunakan untuk membuat rekapan sejak awal tahun yaitu menampilkan blurb dan keterangan mengenai penulisnya (ada yang kudapat dari halaman terkahir bukunya). Selamat menikmati. :D

#21 Good Omens by Neil Gaiman


Blurb:
Menurut buku ramalan yang ditulis Agnes Nutter si Penyihir (satu-satunya buku yang berisi ramalan-ramalan yang sangat akurat, ditulis tahun 1655, sebelum penulisnya meledak), dunia akan kiamat pada hari Sabtu. Sabtu minggu depan, tepatnya. Persis sebelum saat makan malam Maka balatentara Baik dan Jahat pun berkumpul. Atlantis muncul ke permukaan, katak-katak berjatuhan dari langit, orang-orang menjadi mudah marah. Kelihatannya segala sesuatu terjadi sesuai Yang Sudah Direncanakan. Tapi ada malaikat rewel dan setan yang gemar hidup nyaman--dua-duanya sudah hidup di tengah manusia sejak Permulaan dan lama-kelamaan lumayan menyukai gaya hidup begini--yang tidak senang membayangkan Armageddon akan segera tiba.
Selain itu, sepertinya si anak Antikristus dikirim ke tempat yang salah....

Tentang penulis:
Neil Gaiman adalah pengarang yang sudah memperoleh berbagai penghargaan. Novel-novelnya antara lain American Gods, Stardust, dan serial graphic novel Sandman. Ia juga mengarang Coraline, novel untuk anak-anak yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Meskipun berasal dari Inggris, Gaiman sekarang tinggal di Amerika. Silakan buka www.neilgaiman.com untuk perkenalan lebih lanjut.



Blurb:
Nasib tragis seorang putri yang dilupakan sejarah.
Deokhye nyaris tak pernah mengecap kebahagiaan. Hidupnya dibebani penderitaan. Sejak kecil, dia dipisahkan dari orangtua dan dibawa ke Jepang, negara penjajah.
Kelak, ketika remaja, putri bungsu raja ini dipaksa menikah dengan seorang pangeran Jepang demi keamanan Korea dari serbuan Jepang. Sejarah nyaris melupakan namanya.
Deokhye menghabiskan masa tuanya dalam kesunyian dan kesendirian. Semua kerinduan terhadap tanah kelahirannya ditepisnya kuat-kuat. Dia tak berhak lagi menginjakkan kaki di sana. Andai rakyatnya tahu apa yang telah dilakukannya selama ini ….

Tentang penulis:
Kwon Bee-young telah 10 tahun (red: ditulis saat tahun 2012) menyelami dunia kepenulisan. Pengabdiannya mendatangkan penghargaan Silla Literature Award. Setelah sempat berhenti menulis selama beberapa saat, hatinya terketuk dengan kisah miris seorang putri Kerajaan Joseon, Deokhye. Novel ini adalah sebuah titik balik baginya.



Blurb:
DUA pemuda pengangguran berangan-angan bisa cepat kaya dengan mudah. Hanya bermodalkan ketampanan dan kepintaran merayu, mereka mencari anak orang kaya untuk diperistri.
Lalu dua gadis kakak-beradik calon pewaris kekayaan berhasil dipikat. Keduanya tidak cantik, malah bisa dibilang berwajah jelek, tapi fisik tidaklah penting. Ambisi kedua pemuda tersebut terhambat ayah kedua gadis yang curiga bahwa hartalah motivasi mereka. Meski menentang, persetujuan terpaksa diberikan sang ayah karena kedua putrinya mengancam akan bunuh diri.
Rencana jahat 2 menantu tersebut tidak berhenti setelah meracuni sang ayah sebelum satu tahun usia pernikahan mereka. Anggota keluarga yang lain harus disingkirkan agar harta keluarga bisa dikuasai. Mereka lupa, bahwa mati-hidup seseorang tidak berada di tangan manusia...

Tentang penulis:
V. Lestari dilahirkan di Bogor dan tinggal disana sampai menyelesaikan sekolah menengahnya, sebelum pindah dan menetap di Jakarta. Ia mengkhususkan diri menulis cerita detektif-kriminal, jenis cerita yang memerlukan ketelitian dan keahlian khusus untuk meramunya. Dan yang lebih khas lagi semua novel-novelnya menampilkan tokoh utama wanitanya sebagai "detektif"-nya. Novel pertamanya, Yang Tak Ternilai, terbit tahun 1982. Sejak itu sudah lebih dari 30 novelnya diterbitkan Gramedia.



Blurb:
Seorang reporter menerima pesan misterius berisi foto-foto wanita muda yang kelihatannya diambil fotografer profesional. Tidak ada yang aneh dari foto-foto itu, jika itu kumpulan foto wanita yang baru memulai karier sebagai model. Hanya saja wanita dalam foto itu bukan model. Dan foto-foto ini diambil setelah wanita itu dibunuh.
Eve Dallas pun kini berpacu dengan waktu demi menangkap sang pembunuh sebelum lebih banyak korban berjatuhan. Demi memburu si pembunuh yang membidik korban lewat lensa kamera.
Menggunakan nama pena J.D. Robb, Nora Roberts menghadirkan serial baru dengan nuansa roman-misteri yang mengisahkan perjalanan karier dan cinta Letnan Eve Dallas.

Tentang penulis:
J.D. Robb merupakan pengarang terlaris #1 New York Times untuk serial In Death serta merupakan pseudonym atau nama samaran dari penulis terlaris yang juga #1 New York Times bernama  Nora Roberts. Seri In Death mengangkat tema futuristic suspense series dengan tokoh utama bernama Eve Dallas, seorang Letnan Polisi Kota New York yang memiliki masa lalu yang kelam.



Blurb:
Sebuah pohon yang menyayangi seorang anak laki-laki, begitu pun sebaliknya.
Pohon itu memberikan bagian-bagian dari dirinya untuk dimanfaatkan anak-laki-laki tersebut agar dia bahagia.
Pohon dan anak laki-laki itu selalu bersama dari kecil hingga tua.

Tentang penulis:
Shel Silverstein adalah seorang pengarang dan menghasilkan banyak buku berbau prosa dan puisi. Ia juga seorang kartunis, penulis naskah drama, penulis puisi, dan pernah menjadi nominasi Oscar untuk penulisan lagu.

#26 PS. I Love You by Cecelia Ahern


Blurb:
Pembaca yang budiman,
Namaku Holly. Belum lama ini, Gerry, suamiku, meninggal karena kanker. Sebelum itu, kami pasangan yang bahagia. Mungkin Gerry bukan suami sempurna, karena dia malas mematikan lampu kamar saat kami sudah meringkuk di balik selimut yang hangat. Akibatnya, tulang keringku sering terantuk ranjang dan memar-memar ketika kembali ke ranjang sesudah mematikan lampu.
Ketika Gerry tiada, aku kehilangan sahabatku, kekasihku, batu karangku. Namun, Gerry tidak membiarkanku sendiri. Dia meninggalkan seikat surat untuk kubuka tiap bulan. Seiring bulan-bulan berlalu, aku menjadi lebih tabah. Bersama sahabat dan keluargaku, aku menangis, tertawa, dan belajar menjalani hidup. Seperti kata Gerry dalam surat pertamanya,
Ingatlah semua kenangan manis kita, tapi jangan takut menciptakan kenangan-kenangan baru.
Hidup ini memang untuk dijalani dengan sepenuh hati. Dan rasanya nyaman juga ada malaikat yang mengawasi setiap langkahku.
Holly
PS. I love you.

Tentang penulis:
Sebelum terjun ke karir menulis, Cecelia Ahern menyelesaikan studinya di bidang jurnalisme dan studi media. Novel pertamanya PS. I Love You, telah terjual jutaan kopi, dan selama beberapa waktu bertengger di puncak buku terlaris. Novel tersebut juga sudah difilmkan, dengan bintang Hilary Swank dan Gerrard Butler. Cecelia Ahern tinggal di Dublin. Kunjungi situsnya: www.cecelia-ahern.com.



Blurb:
Tuhan itu punya banyak cara untuk membawa seseorang kepada impian yang diinginkannya. Bisa jadi, segala kesusahan yang dilaluinya di depan, adalah cara-Nya untuk mematangkan proses menjadi.
Arya telah menyaksikan karier bapaknya ambruk. Kakaknya pergi mencari kerja entah ke mana. Sekolah pun Arya pontang-panting membiayai sendiri dengan menjadi loper koran. Hidup terasa keras bagi Arya. Maka, Arya selalu bertanya-tanya kenapa Bambang selalu begitu bersemangat untuk belajar mendalang.
Cita-cita? Apakah selama ini ia memiliki cita-cita?
Terlahir tanpa tahu rupa sang ayah, Bambang merasakan amarahnya bergolak saat perusuh-perusuh itu mengoloknya. Ia ingin membalaskan dendamnya… dengan caranya.
Semua orang, sekarang atau nanti, akan menemukan jalannya sendiri-sendiri.

Tentang penulis:
Adi Zamzam lahir di Jepara, Januari 1982. Karya-karyanya telah tersebar di berbagai media massa dan beberapa antologi bersama. Saat ini, bersama kawan-kawan sedang aktif mengawal berdirinya sekolah kepenulisan Akademi Menulis Jepara. Penulis bisa dihubungi melalui email: langitsemesta@gmail.com. Silakan kunjungi blognya di: langitsemestacerita.blogspot.com.



Blurb:
Hidup Richard Mayhew di London biasa-biasa saja. Dia punya pekerjaan yang bagus dan tunangan yang cantik tapi cerewet. Suatu hari dia menemukan gadis gelandangan yang terkapar berdarah di jalan. Richard menolong gadis itu––dan hidupnya yang biasa menghilang begitu saja.
Tiba-tiba Richard tak punya pekerjaan, rumah, tunangan, bahkan identitas. Ia terlempar masuk London Bawah yang sangat berbeda. London yang terdiri atas bayangan, kegelapan, monster, pembunuh, malaikat, dan segala hal ajaib lainnya. London yang berada dalam labirin kanal-kanal saluran pembuangan dan stasiun kereta bawah tanah.
Inilah dunia Door, gadis gelandangan yang ditolongnya. Tanpa tujuan dan pilihan, Richard terpaksa bergabung dengan Door, pengawalnya Hunter, dan Marquis de Carabas. Mereka berusaha mencari pembunuh keluarga Door sambil menghindar dari berbagai bahaya yang menghadang. Dan mungkin di akhir perjalanan ini Richard bisa kembali ke kehidupannya di London Atas.

Tentang penulis: SDA (sama dengan sebelumnya)



Blurb:
"Tentang tiga hal aku benar-benar yakin:
Pertama, Edward seorang vampir.
Kedua, ada sebagian dirinya---dan aku tak tahu seberapa dominan bagian itu---yang haus akan darahku.
Dan ketiga, aku mencintainya. Dan cintaku padanya teramat dalam dan tanpa syarat."
Ketika Isabella Swan pindah ke Forks yang muram, ia bertemu Edward Cullen, cowok misterius sangat memesona yang membuat perasaannya jungkir-balik. Dengan kulit porselen, sepasang mata keeemasan, dan suara merdu memikat, Edward sungguh sosok teramat menarik yang membuat Isabella terpikat. Selama ini Edward telah berhasil menyembunyikan identitasnya yang sesungguhnya, tapi Bella bertekad untuk menyingkapkan rahasia paling kelamnya.
Hanya saja Bella sama sekali tidak menyadari bahaya yang menantinya, ketika hubungannya dengan Edward semakin akrab. Dan sanggupkah Bella berpaling dan meninggalkan Edward sebelum segalanya terlambat dan tak ada jalan kembali baginya?
Ini adalah kisah cinta terlarang. Dan seperti cinta terlarang lainnya, cinta ini tak mengenal jalan kembali, selain menjadi hidup dan sekaligus mati pada saat yang sama



Blurb:
Harvard graduate student Connie Goodwin needs to spend her summer doing research for her doctoral dissertation. But when her mother asks her to handle the sale of Connie’s grandmother’s abandoned home near Salem, she can’t refuse. As she is drawn deeper into the mysteries of the family house, Connie discovers an ancient key within a seventeenth-century Bible. The key contains a yellowing fragment of parchment with a name written upon it: Deliverance Dane. This discovery launches Connie on a quest—to find out who this woman was and to unearth a rare artifact of singular power: a physick book, its pages a secret repository for lost knowledge.
As the pieces of Deliverance’s harrowing story begin to fall into place, Connie is haunted by visions of the long-ago witch trials, and she begins to fear that she is more tied to Salem’s dark past than she could have ever imagined.
Written with astonishing conviction and grace, The Physick Book of Deliverance Dane travels seamlessly between the witch trials in the 1690s and a modern woman’s story of mystery, intrigue and revelation.

Tentang penulis:
Katherine Howe menyelesaikan program PhD dalam studi American and New England dan merupakan keturunan dari Elizabeth Proctor, yang selamat dari persidangan penyihir Salem, sedangkan Elizabeth Howe tidak. Ia tinggal di Massachusetts dengan suaminya.



Blurb:
Aku lemah karena menginginkanmu. Ketika bibirku
menyentuhmu, separuh hatiku milikmu;
detak jantungku, untukmu…
Tiap sore duduk di balkon, Sydney hanyut dalam petikan gitar Ridge di balkon seberang. Diam-diam, bibir Sydney bernyanyi mengiringi alunan lagu Ridge. Tanpa ia sadari, diam-diam Ridge memperhatikannya.
Ketika pacarnya ketahuan berselingkuh, Sydney terdampar di pintu apartemen Ridge. Dan untuk pertama kalinya ia tahu kenyataan yang menakjubkan: Ridge tak bisa mendengar bunyi dan suara. Namun itu tak menghalangi mereka mnciptakan lirik dan lagu. Menyelami bunyi melalui getaran senar dan vibrasi pita suara. Hingga jauh ke tempat hati mereka tak mungkin berpaling.

Tentang penulis:
Colleen Hoover merupakan penulis terlaris #1 New York Times, pengarang Slammed, Point of Retreat, Hopeless, This Girl, Losing Hope, dan Finding Cinderella. Colleen tinggal di Texas bersama suaminya dan tiga putra mereka. Silakan kunjungi ColleenHoover.com



Blurb:
Saat dikabari mereka akan kedatangan penghuni baru--kebetulan cewek--Warren langsung menyambutnya. Suasana pasti tambah seru kalau ada perempuan di apartemen yang penghuninya cowok semua itu.
Atau mungkin tidak.
Terlebih setelah Bridgette, penghuni baru itu, ternyata galak dan tidak kalah cerdik dari Warren.
Setiap kali bertemu mereka pasti bertengkar, kalau tidak, saling mengisengi dengan aneka jebakan. Tapi Warren punya teori soal Bridgette: dengan emosi sebesar itu, Bridgette pasti juga mampu mencintai sama besarnya. Dan Warren ingin mengujinya.
Mungkinkah Bridgette jatuh hati pada Warren?
Mungkin saja.
Atau mungkin tidak.

Tentang penulis: SDA (sama dengan sebelumnya)



Blurb:
Buku ini mengisahkan lima cerita terbaik karya Dickens yang paling disukai: Oliver Twist, Bleak House, Great Expectations, A Tale of Two Cities, dan David Copperfield. Semuanya diceritakan ulang dengan sangat menarik sehingga enak dibaca.

Tentang penulis:
Charles Dickens dilahirkan di Portsea (kini Portsmouth), Inggris pada 7 Februari 1812. Ayahnya, John Dickens, adalah seorang juru tulis di angkatan laut dan dia merupakan anak kedua dari delapan bersaudara. Dickens telah menghasilkan sekitar 19 karya. Untuk mencari tahu lebih banyak tentang Dickens, novel-novelnya dan hidupnya pada masa Victoria, kunjungilah situs www.usbourne-quicklinks.com dan ketik kata kunci “Charles Dickens.”


Yaiy, itulah semua buku yang telah kubaca dalam rentang bulan September hingga Desember tahun lalu. Ada buku yang samaan? Ada buku favorit kalian? Ah, yang pastinya, aku senang sekali, sudah lunas cicilannya. Semoga tahun 2018 tidak ada lagi cicilan seperti ini. Aku, sih, bukan mau ngoyo juga. Membuat postingan seperti ini lumayan juga buat melatih disiplin dan mengatur waktu. Anyway, selamat membaca buku, teman. :D  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar